Persahabatan memang tidak bisa direncanakan. Mengalir saja, tahu-tahu sudah kompakan.
Yeay….berawal dari dua, tiga, empat..sering ketemuan, jalan bareng, foto-foto dan curhat-curhat kecil.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
Lama-lama berekor. Daftar bertambah. Group WA kami jadi ramai. Sah, sekarang 9 perempuan. Semua kece-kece. Dominasi perempuan yang udah nikah dan punya anak. Makanya group kami sebut MakMak. 

Jangan dibenturkan dengan Ibu Bangsa ye. Mau MakMak, mau MbokMbok, InangInang, IbuIbu, semua panggilan itu cuma urusan kearifan lokal ...

Dari kiri ke kanan : Nia, Tety, Inung dalam perjalanan naik KRL

Ada Tety Polmasari disana. Perempuan kuat dan sabar yang sering kami sebut Butet. Sang ketua, yang paling hobi bagi-bagi rejeki. Jalan kaki sambil menghitung ribuan langkah, layaknya iklan susu Anlene jadi cerita seru setiap kami bertemu. Wall FB nya paling rajin kami baca. Soalnya melalui wall FB, kami jadi tahu kemana arah angin membawanya. Pokoknya susah buat berbohong. Sampai dia makan apa hari ini, kami bisa mengintipnya. Lha hobi banget foto-foto makanan.  πŸ‘πŸ‘

Ngilang sehari saja dia, kami kayak ayam kehilangan induk. Makanya sengaja halaman ini kami kami awali dengan gambar induk ayam melindungi anak-anaknya..Pas banget buat sosok Butet. Seorang ibu yang cinta banget sama tiga anak gadisnya.Juga cinta kami anggota gengnya..Yuhuuuu

Ada juga Elva, sedikit mekar badannya usai punya dua anak. Paling suka dengan istilah Kangmas bojo. Dari 9 anggota The Power MakMak, kayaknya ini perempuan paling romantis sama pasangan. Makanya kalau janjian suka telat karena sibuk keramas! Eh, mandi. Secara bodi full, pasti butuh aer banyak. Mana menurut laporan beberapa kali mesin air di rumahnya mati pulak. Ikut prihatin Va....πŸ˜‰πŸ˜‰

Btw, Mak yang satu ini punya gadis kecil dengan bulu mata nan lentik lho. Hasil perjuangan selama ngidam. Kalau mau lihat kayak apa dua putrinya, intip wall FB ..Pakai kunci Elva Iyang...Jangan pakai kunci inggris, apalagi kunci leter T

Inung dan Evien di Westin Hotel

Ada juga Evien. Entah namanya Evien siapa. Yang jelas ini perempuan tergila-gila sama film India. Makanya tivi dirumahnya semua program disetel India. Dari tivi di dapur, ruang tamu, kamar pribadinya. Dari tivi di lantai 1, 2 ampe lantai 3. Cita-citanya juga punya mantu orang India. 

Kalau lagi jalan ke daerah, dia rajin banget memantau acara di Jakarta. Mancing-mancing supaya jangan lupa diperjuangin goodybag. Aha, payung goodybag ku pernah dirayu minta.

Eh, Mak yang satu ini pernah bikin kita-kita cemburu lho. Gegara dia rajin bawa pasukan Mak yang lain. Sebelum terlanjur jauh, sebelum meluncur talak cerai, kita warning segera! Alhamdulillah, saat ini rada insyaf dia. Semoga insyaf selamanya dan jadi Samawa.

Lalu Asri. Orang Tangsel ini suka terlihat foto-foto sama Walikota  Tangsel Airin Rahmi Diany. Keren ya. So pasti, karena emang sejatinya Ibu ini keren. Boleh dipinjam tuh NPWP dan KTP hanya untuk transfer aliran dana pihak ketiga. Halal tapi lho, bukan hasil menipu atau korupsi. 

Asri dan Inung di sela acara makan bakso gratis BSN

Sehubung kesibukannya, Mak yang satu ini paling banyak alasan kalau datang terlambat. Yang disalahin nggak akan jauh dari kereta. Yang mogok, yang ada gangguan, yang kehabisan bahan bakar..Pokoknya seribu alasan agar kami memaafkan keterlambatannya.

Asyiknya, karena Mak Asri sukanya kerudung persegi, pernah sekali waktu bagi-bagi koleksi pasyimanya. Semirip-mirip publik figur gitu. Dan pasyimanya pun jadi rebutan..Puas..puas..puas?

Ada juga yang baru menikah. Namanya Ayu. Orangnya putih cantik dan lembut. Kalau lagi ngumpul, diam-diam suka diantar sang suami. Pria yang lagi merajuk supaya dia berhenti kerja. Dan Anda bisa menebak? Kami pun kompak bilang TIDAK!!!. Kompor meleduk, kami sodorkan banyak alasan supaya dia bisa tetap diijinkan bekerja. Ridha suami kan berkah bagi istri ya. Kami tetap mau dia jadi istri sholehah.

Mak yang satu ini pernah posting keripik singkong bikinannya di group WA. Cuma sayang, sekedar posting foto dan niat jualannya. Kami belum sekalipun dibawain sekilo keripik singkong pedasnya buat jadiin tester. Ngiler kan? 

Dari kiri ke kanan : Tety, Novi, Evien, dan Stevani

Nah buat catatan, ada juga anggota kami yang lagi hamil. Namanya Novi. Kalau mau kenal, coba stel RRI. Cari gelombang yang ada suaranya. Gelombang cinta, gelombang laut atau gelombang apa saja. Asal bukan gelombang tsunami. Serem. #PrayforPaludanDonggala.

Mak yang satu ini kalau kemana-mana dikawal suami. Tapi kami nggak mempersoalkan. Apalagi kalau suaminya nawarin tebengan atau sekedar oleh-oleh dari hasil DLK alias dinas luar kota. Eh, pernah belum yak? Nyindir apa nyindir? Tapi orang hamil memang harus punya suami siaga kok.πŸ˜‚

Meski kami berkerudung semua, tetapi nyelip ada satu kawan kami yang berprofesi sebagai Penginjil. Inilah toleransi dan keberagaman. Namanya Stevani, panggilannya Kak Vani. Orangnya serius. Coba sekali-kali tengok kalau lagi ada acara. Dia paling hobi nulis materi diatas kertas. Kelihatan sekali produk jadulnya ya? Secara sekarang semua sudah era digital, tetapi dia masih setia dengan pulpen dan kertas. Sesekali pengen deh ngintip tasnya. Pasti tuh tas menggelembung penuh kertas contekan.

Mak yang satu ini dianugerahi Tuhan dengan putri kembarnya. Mereka sekarang sekolah di SMK Tata Boga. Pernah kami pancing-pancing sesekali bawa masakan hasil karya anaknya, eh emaknya juga boleh.

Apa hasil? Dia foto tuh hasil masakah trus diposting di wal FB-nya. Maksudnya apa ya?..Mikir pakai pegang hidung ah.
Inung dan Ayu, mejeng di Shangri La Hotel

Teman kami yang tergolong jarang nongol adalah Nia. Kalau diajak ngumpul, dia cuma membalas dengan memposting foto, entah foto di bandara, di hotel, di mall atau di pesawat. Sibuk DLK alias dinas luar kota. Pokoknya cita-cita dia buat mengeksplorasi Nusantara kayaknya bakal kesampaian deh. Bayangin, Papua aja pernah dikulitin sampai hutan-hutannya.

Eh dia paling rajin lho datang ke majelis taklim. Khalid Basalamah, itu ulama favoritnya. Efek bagusnya, status WA dia sering memposting hadis, cuplikan ayat Al Qur'an, kata-kata bijak. Intinya kami diingatkan untuk tetap istiqomah di jalan-Nya. Aamiin......Terimakasih Ustazdah NiaπŸ‘πŸ‘

Anggota terakhir adalah ane alias saya. Dari 9 anggota The Power of Makmak, saya paling suka nggodain mereka. Secara rumah ditengah kota. Selalu berjuang datang paling awal, bersih-bersih, ikut ngepel bareng OB, kalau perlu turun ke dapur menyiapkan camilan buat menyambut teman-teman. Tapi kalau acara berakhir, ngacir paling duluan. Alasannya klise, mau bikin tulisan, rilis atau apalah yang ada hubungannya sama kerja. Padahal sebenarnya sih mau tidur siang sebentar. Hahahaha…sejam dua jam cukup lah bikin mata segar. 

Tety, Ayu, Evien, dan Inung.
Malam ini yang pasti semua lagi pada menikmati malam minggunya ya. Makanya group WA sepi. Mereka lagi sibuk sama keluarga masing-masing. So, group WA pun dicuekin. Padahal, malam ini ada gosip yang menarik untuk dibahas lho, Mak!

Salam kompak kawan!!!πŸ’ͺ

2 Komentar

  1. Hahaha. .. Sampai sebegitunya nama gue masuk dalam daftar

    BalasHapus
  2. Hahaha kok gak disebutin saya adalah emak yg super keceh, baik hati dan tidak sombong😜 Makasih mbak Inung semangat terusss kitaπŸ˜‚

    BalasHapus